Sabtu, 13 Oktober 2012

Mengenal Perangkat Keras Komputer


Komputer adalah sebuah alat elektronik yang terdiri dari tiga bagian system, yaiyu: perangkat keras (hardware) perangkat lunak (software), dan manusia (brainware).
Perangkat keras (hardware) adalah perangkat yang secara fisik dapat dilihat dan di raba, yang membentuk suatu kesatuan, sehingga dapat di fungsikan.
Berdasarkan kegunaannya, perangkat keras (hardware) digolongkan ke dalam tiga bagian utama yaitu :
·         Alat input
·         Alat proses
·         Alat output

A. Alat Input
Alat input adalah alat untuk memasukkan program maupun data yang akan diproses di CPU (Central Processing Unit).
          Perangkat-Perangkat Alat Input
          A.1    Keyboard
          Keyboard adalah perangkat yang mempunyai tuts seperti pada mesin tik, yang dilengkapi beberapa tombol tambahan dengan berbagai fungsi, seperti tombol F1, F2, F3, dst, tombol Delete, tombol Esc, tombol Insert, dan sebagainya.
           Jenis Keyboard
·         Serial :  keyboard menggunakan kabel serial
·         PS/2   :  keyboard menggunakan kabel PS/2
·         USB   :  keyboard menggunakan kabel USB

KETERANGAN
USB (Universal Serial Bus) adalah socket model baru yang menghubungkan PC dan alat lainnya yang menjanjikan kemudahan instalasi dengan prinsip PnP dan kecepatan transfer data.

Beberapa Merek Keyboard
Weriless, Acer, Logitech, Deluxe, dan sebagainya.
A.2    Mouse
Mouse adalah perangkat yang berfungsi menggerakkan pointer, menunjukan perintah atau program, seperti pada desktop layar monitor.

Jenis mouse
·         Serial :  mouse menggunakan kabel serial
·         PS/2   :  mouse menggunakan kabel PS/2
·         USB   :  mouse menggunakan kabel USB

KETERANGAN
Mouse jenis serial sudah jarang dipergunakan dan sudah jarang beredar dipasaran.

Beberapa Merek Mouse
Quantum, Genius, Logitech, Macro, Lexus, dan sebagainya.

A.3    Joystick
Joystick adalah alat untuk mendukung berbagai program permainan (game) komputer.

A. Alat Proses
Alat proses atau CPU (Central Processing Unit), merupakan alat atau unit terpenting di dalam system komputer. Tugas utamanya ialah mengontrol sistem computer (hardware dan software) selama pengolahan data berlangsung.

          Perangkat-Perangkat Alat Proses
          B.1     Casing
Casing adalah perangkat berbentuk tabung yang digunakan untuk wadah atau tempat perangkat-perangkat keras (hardware) CPU.
Bentuk-Bentuk Casing
·         Desktop (horizontal)
·         Tower (vertikal)
Jenis Casing
·         Casing AT
·         Casing AT X

KETERANGAN
Casing jenis AT sudah jarang dipergunakan dan jarang beredar dipasaran. Pada umumnya casing yang dipergunakan saat sekarang berjenis ATX.
          
          Beberapa Merk Casing
          Dalmatian, Simbada, Energy, dan sebagainya.
          Kabel Case Indikator yang terdapat pada Casing
·         Led HDD (lampu indikasi harddisk bila sedang membaca)
·         Led Power (lampu indikasi power bila sedang menyala dan tombol reset)
·         Speaker
·         Key lock
·         Dan sebagainya.
Kabel Port USB yang terdapat pada Casing
·         VCC
·         Data o-
·         Data o+
·         Ground

B.2     Power Supply
Power supply adalah perangkat yang berfungsi menyalurkan arus listrik ke berbagai perangkat CPU. Perangkat ini memiliki lima konektor atau lebih, yang dapat disambungkan ke berbagai perangkat, seperti motherboard, harddisk, floppy disk drive, CD ROM, dan sebagainya.

Jenis Power Supply
Pada umumnya power supply yang di gunakan dan beredar di pasaran berjenia ATX dengan konektor power terdiri dari 20 poin.
Dari penjelasan di atas dapat anda pahami bahwa casing ATX adalah casing yang di dalatmnya power supply berjenis ATX, dengan konektor 20 pin.

B.3      Motherboard
Motherboard adalah perangkat terpenting di dalam komputer, yang di jadikan media atau tempat untuk memasang, atau meletakkan berbagai perangkat, seperti: prosesor, memori, card VGA sound card, card I/O, dan sebagainya.
Beberapa Jenia Motherboard Pentium
·         Kelas Pentium II                  -> Menggunakan Slot 1
·         Kelas Pentium III                -> Menggunakan Socket 370
·         Kelas Pentium 4                  -> Menggunakan Socket 423/478
·         Kelas Pentium Dual Core   -> Menggunakan Socket LGA 775
·         Kelas Pentium Core 2 Duo -> Menggunakan Socket LGA 775
Beberapa Merk Motherboard
Intel, Iwiil, Abit, Asus, Elite, Soyo, Jetway, Atrend, MSI, DFI, dan sebagainya.

B.4       Prosesor
Prosesor adalah sebuah chip (microprocessor) yang merupakan otak dan pusat pengendali berbagai perangkat computer, sehingga dapat bekerja satu sama lain.

B.5       Heatsink Fan
Headsink fan adalah perangkat yang berfungsi menyerap panas pada prosesor.

B.6       Memori
Memori adalah perangkat yang berfungsi mengolah data dan instruksi. Semakin besar memori yang disediakan, semakin banyak data maupun instruksi yang dapat diolahnya.

B.7       Card Grafis (VGA atau AGP)
Card grafis adalah perangkat berupa rangkaian elektronik berbentuk seperti kartu, yang berfungsi mengolah kualitas gambar pada layar monitor.

B.8       Card I/O
Card I/O adalah sebuah card yang berfungsi menghubungkan motherboard dengan alat input dan alat output. Ia juga berfungsi menghubungkan motherboard dengan harddisk dan floppy disk drive.

B.9       Sound Card
Sound card adalah perangkat multimedia berbentuk seperti kartu, yang berfungsi mengolah suara pada komputer.

B.10     Floppy Disk Drive
Floppy disk drive adalah alat untuk membaca, menulis (backup) data pada disket.

B.11        Harddisk
Harddisk adalah perangkat komputer yang berfungsi menyimpan data dalam kapasitas besar.

B.12        CD ROM Drive
CD ROM drive adalah alat untuk membaca CD atau VCD pada computer

B.13        DVD ROM Drive
DVD ROM drive alat untuk membaca CD,VCD,dan DVD pada komputer.

B.14        CD RW Drive
CD RW drive adalah alat untuk membaca dan merekam (backup) data pada CD-R dan CD-RW.

B.15        DVD RW Drive
DVD RW drive adalah alat untuk membaca dan merekam (backup) data pada CD-R, CD-RW, DVD-R dan DVD-RW.

B.16        Kabel
Kabel adalah sekumpulan baris kabel yang berfungsi menghubungkan perangkat satu dengan yang lain, seperti menghubungkan harddisk, floppy disk drive dengan motherboard, CPU dengan monitor, dan sebagainya.

B.   Alat Output
Alat output adalah alat untuk menampilkan hasil pengolahan data dari CPU.
Beberapa Alat Output
C.1    Monitor
Monitor adalah alat yang berfungsi menampilkan data atau informasi dalam bentuk tesk dan grafik.
 C.2    Printer
 Printer adalah alat cetak informasi atau hasil kerja komputer.
 C.3    Speaker
 Speaker adalah alat output suara.
 C.4    Headphone
 Headphone adalah telepon kepala atau alat output suara yang diletakkan di kepala.

C.  Alat Penyimpanan
Alat penyimpanan (storage), adalah media untuk menyimpan data, yang suatu waktu dapat diambil atau dibaca kembali.
Selain alat penyimpanan harddisk yang tergolong ke dalam alat proses komputer, masih terdapat alat penyimpanan lain yaitu floppy disk, CD, CD-R, CD-RW, DVD-R, DVD-RW, USB flash disk, MP3 dan MP4.
          D.1    Floppy Disk/Disket
          Floppy Disk adalah media untuk menyimpan data dalam kapasitas kecil.
          D.2    CD (Compac Disk)
CD (Compac Disk) adalah media berbentuk piringan, yang dapat menyimpan data hingga 700 Mbyte.
D.3    USB Flash Disk
USB flash disk adalah media untuk menyimpan data yang menggunakan port USB.

D.  Alat Optional Komputer
Alat optional computer merupakan perangkat tambahan untuk mengoptimalkan kemampuan komputer, seperti modem, scanner, TV tuner, camera digital, camera Web dan sebagainya.
          E.1     Modem
Modem adalah perangkat computer yang berfungsi mengubah sinyal analog menjadi sinyal ditigal di dalam jaringan internet.
E.2     Scanner
Scanner adalah alat untuk mengonversi gambar manual menjadi gambar digital berupa data digital.
E.3     TV Tuner
TV tuner adalah perangkat yang berfungsi menerima siaran televise pada computer.
E.4     Camera Digital
Camera digital adalah alat untuk mengambil foto/gambar yang dapat ditransfer ke computer, atau dapat langsung dicetak  menggunakan printer.
E.5     Camera WEB
Camera WEB adalah perangkat video yang digunakan untuk berkomunikasi antarmuka dalam jaringan internet.
…gambar camera web…
Beberapa Merk Camera WEB
Salah satunya adalah Vimicro PC Camera.

Sumber       :
Gumawang, Atang. 2010. Belajar Merakit Komputer. Bandung: Informatika Bandung

Mengenal Layout Motherboard


Motherboard inilah yang menjadi media atau tempat berbagai perangkat CPU. Kenalilah layout motherboard berkelas Pentium, sebagai salah satu jenis motherboard yang banyak digunakan konsumen di Indonesia saat ini. Berikut penjelasannya;

· Konektor Power ATX
Konektor Power ATX adalah konektor power yang terdiri dari 20 pin (kaki). Konektor power ini digunakan untuk casing atau power supply jenis ATX.


· Konektor IDE/HDD 1&2
Konektor IDE/HDD 1&2 adalah sekumpulan pin, tediri dari 40 pin, berfungsi menghubungkan motherboard dengan harddisk  atau CD-ROM. Pada umumnya, setiap motherboard memiliki dua jenis konektor IDE, yaitu:

1.    Primary IDE
2.    Secondary IDE


· Baterai
Baterai berfungsi menjalankan RTC (Real Time Clock), juga menjaga isi CMOS, seperti password.


· ChipsetChipset adalah komponen yang berfungsi mengatur aliran data antarkomponen yang terpasang pada motherboard. Chipset yang banyak digunakan seperti “VIA”, “TXPro”, “Intel”, “VXPro”, “SIS”, dan sebagainya.

· Konektor FDDKonektor FDD berfungsi menghubungkan motherboard dengan perangkat FDD (Floppy Disk Drive). Konektor ini mirip dengan konektor IDE, hanya konektor FDD terdiri dari 34 pin.

· Slot Card PCI
Slot Card PCI adalah slot pada motherboard yang digunakan untuk memasang card tambahan seperti VGA card, sound card berjenis PCI.


· Slot Card AGP
Slot Card PCI adalah slot pada motherboard yang digunakan untuk memasang card berjenis AGP.


· Konektor Power 12V
Konektor Power 12V adalah konektor power tambahan di samping konektor power ATX.


· Konektor Fan
Konektor Fan adalah konektor yang menghubungkan motherboard dengan fan prosesor.


· Socket Prosesor
Socket Prosesor adalah tempat memasang atau meletakkan prosesor pada motherboard. Setiap kelas prosesor membutuhkan jenis socket yang berbeda.


· Slot DDR SDRAM
Slot DDR SDRAM adalah slot memori terdiri dari 184 pin mendukung jenis DDR SDRAM (Double Data Rate Synchronous DRAM).


· Port Mouse PS/2
Port Mouse PS/2 adalah port yang digunakan untuk mouse jenis PS/2. Port mouse ini biasanya berdampingan dengan port keyboard.


· Port Keyboard PS/2
Port Keyboard PS/2 adalah port yang digunakan untuk keyboard jenis PS/2.


· Port USB
Port USB adalah port yang menawarkan cara yang lebih baik untuk menghubungkan perangkat USB seperti mouse, keyboard, printer, scanner, kamera digital dengan computer.


· COM 1&2
COM 1&2 adalah dua konektor yang menjadi bagian dari konektor serial.


· Port Parallel
Port Parallel adalah Port yang dapat digunakan bersama oleh perangkat komputer. Contoh port parallel dapat digunakan untuk printer dan dapat pula digunakan untuk modem. Pada umumnya, motherboard memiliki satu port parallel, terdiri dari 26 pin.


· Speaker, Line In & Mic
Speaker, Line In & Mic adalah tiga buah port suara yang terintegrasi menyatu dengan motherboard.


· Konektor Joystick
Konektor Joystick adalah konektor untuk memasang perangkat joystick. Perangkat ini merupakan perangkat tambahan terutama digunakan untuk mendukung berbagai permainan (game) pada komputer.



Sumber       :Gumawang, Atang. 2010. Belajar Merakit Komputer. Bandung: Informatika Bandung

Sabtu, 16 Juni 2012

Manusia dan Penderitaan III


2.1  Kekalutan Mental
Penderitaan batin dalam ilmu psikologi dikenal sebagai kekalutan mental. Secara lebih sederhana kekalutan mental adalah gangguan kejiwaan akibat ketidakmampuan seseorang menghadapi persoalan yang harus diatasi sehingga yang bersangkutan bertingkah laku secara kurang wajar.
Gejala-gejala seseorang mengalami kekalutan mental :
1.      Gejala jasmani biasanya ditandai dengan rasa pusing, sesak napas, demam, nyeri pada lambung.
2.      Gejala rohani biasanya ditandai dengan rasa cemas, ketakutan, patah hati, apatis, cemburu, mudah marah, gelisah, dsb.

Tahap-tahap gangguan kejiwaan :
·         Gangguan kejiwaan akan tampak dalam gejala-gejala kehidupan penderita, baik pada jasmani maupun rohaninya.
·         Usaha mempertahankan diri dilakukan dengan cara negatif (escape mechanism), yaitu mundur atau lari (menghindarkan diri), sehingga cara bertahan dirinya tentu salah. Hal ini akan berbeda apabila terjadi pada orang yang tidak menderita gangguan kejiwaan, yang apabila menghadapi pesoalan justru akan segera memecahkan persoalan sehingga tidak menekan perasannya. Jadi, bukan melarikan diri dari persoalan, tetapi melawan atau memecahkan persoalan (problem solving).
·         Kekalutan merupakan titik patah (mental breakdown), dan yang bersangkutan mengalami disorder (tidak semestinya atau gangguan).

Sebab-sebab timbulnya kekalutan mental :
Kekalutan mental yang dapat di alami oleh seseorang disebabkan oleh berbagai faktor yang ada disekitarnya, dalam hal ini termasuk faktor-faktor internal atau dari dalam orang itu sendiri maupun faktor eksternal atau hal-hal yang ada di lingkungan sekitarnya, keduanya mengacu kepada konflik dan cara seseorang tersebut menyelesaikan konflik atau masalahnya.
·         Kepribadian yang lemah akibat kondisi jasmani atau mental yang kurang sempurna. Hal-hal tersebut sering menyebabkan yang bersangkutan merasa rendah diri, yang berangsur akan menyudutkan kedudukannya dan menghancurkan mentalnya. Hal ini banyak terjadi pada orang-orang melankolis.
·         Terjadinya konflik sosial-budaya akibat adanya norma yang berbeda antara yang bersangkutan dan yang ada dalam masyarakat, sehingga ia tidak dapat menyesuaikan diri lagi, misalnya orang dari pedesaaan yang telah mapan sulit menerima keadaan baru yang jauh berbeda dari masa lalunya yang jaya.
·         Cara pematangan bathin yang salah dengan memberikan reaksi berlebihan terhadap kehidupan sosial; overacting sebagai overkompensasi dan tampak emosional. Sebaliknya ada yang underacting sebagai rasa rendah diri yang lari ke alam fantasi.


Proses-proses kekalutan mental :
Proses-proses kekalutan mental yang dialami oleh sesorang dapat mendorongnya ke arah berikut ini :
1.      Positif, bila trauma (luka jiwa) yang dialami seseorang akan dijawab secara baik sebagai usaha agar tetap survive dalam hidup. Misalnya, melakukan shalat Tahajud bagi umat Islam waktu malam hari untuk memperoleh ketenangan dan mencari jalan keluar untuk mengatasi kesulitan yang dihadapi, atau melakuka kegiatan yang positif setelah kejatuhan dalam kehidupan (Dalam pepatah dikatakan; Hendaknya jatuh tupai janganlah sampai jatuh tapai!).
2.      Negatif, bila trauma yang dialami tidak dapat dihilangkan. Sehingga yang bersangkutan mengalami frustrasi, yaitu tekanan batin akibat tidak tercapainya apa yang diinginkan.

Manusia dan Penderitaan II


Siksaan yang bersifat psikis :
1.      Kebimbangan, kebimbangan terjadi ketika seseorang tidak dapat mengambil keputusan, untuk memilih salah satu yang terbaik untuk dirinya dari beberapa pilihan yang telah ada dipikirannya.
2.      Kesepian, kesepian berasal dari kata sepi yang bisa diartikan  seperti sendiri, tidak mempunyai teman atau sahabat, tidak ada suara dsb. Orang yang mengalami kesepian biasanya selalu merasa bahwa dirinya hidup di dunia ini tanpa teman yang bisa diajak bicara, sharing atau bersosialisasi. Salah satu faktor yang menyebabkan kesepian yaitu kurangnya pergaulan, yang akhirnya membuat dia malu untuk bersosialisasi orang-orang di sekitarnya, lalu berujung pada rasa kesepian.
3.      Ketakutan, ketakutan adalah suatu tanggapan emosi  terhadap ancaman. Rasa takut selalu menjadi perasaan yang menyiksa batin si penderitanya. Selama orang tersebut merasa ketakutan, ia merasa sangat menderita dan berpikir akan melakukan apapun agar ia bisa lepas dari rasa takutnya, rasa takut jika di biarkan maka lama kelamaan akan berujung pada kekalutan mental, bahkan bisa menjadi gangguan kejiwaan atau gila.
Penyebab seseorang merasa ketakutan :
·         Pengalaman buruk pada masa lalu (trauma)
Pengalaman buruk pada masa lalu terkadang membuat seseorang trauma terhadap suatu kejadian yang pernah dialaminya pada masa lalu. Biasanya seseorang merasa takut untuk memulai hal yang sama bahkan untuk mengingatnya. Contohnya, seorang anak perempuan yang melihat kekerasan dalam rumah tangga, yang melihat ibunya di pukuli oleh ayahnya, sehingga ketika beranjak dewasa anak tersebut akan takut untuk berumah tangga, bahkan akan timbul rasa benci pada sosok lelaki. Hal ini di karenakan ia takut apa yang dialami ibunya akan terjadi pada dirinya sendiri.
·         Merasa dirinya terancam
Ancaman adalah setiap usaha atau kegiatan, faktor-faktor internal maupun faktor eksternal, yang dianggap membahayakan keamanan dan keselamatan seseorang. Ancaman dari dalam merupakan ancaman yang berasal dari diri sendiri. Contohnya, seseorang divonis mempunyai penyakit kanker dan terancam akan meninggal dalam kurun waktu dekat, ia akan merasa takut dirinya jika akan mati. Sedangkan ancaman dari luar merupakan ancaman dari orang-orang disekitarnya atau lingkungan. Contoh, pemberitaan di televisi tentang prediksi tsunami yang akan terjadi di suatu wilayah, membuat penduduk di wilayah tersebut merasa takut dan khawatir apabila prediksi tsunami itu akan benar-benar terjadi.
·         Halusinasi berlebihan
Terjadinya persepsi panca indera dalam kondisi sadar tanpa adanya rangsangan (stimulus) eksternal. Halusinasi dapat dibagi berdasarkan indera yang bereaksi saat persepsi ini terbentuk, yaitu :
v  Halusinasi  visual (penglihatan) adalah melihat gambaran yang jelas atau samar-samar tanpa stimulus nyata dan orang lain tidak melihatnya.
v  Halusinasi auditori (pendengaran) adalah mendengar suara dan bunyi yang tidak berhubungan dengan stimulus nyata dan orang lain tidak mendengarnya.
v  Halusinasi olfaktori (penciuman) adalah mencium bau–bau yang muncul dari sumber-sumber tertentu tanpa stimulus yang nyata dan orang lain tidak menciumnya.
v  Halusinasi gustatory (pengecapan) adalah membayangkan merasa makan sesuatu yang tidak nyata, biasanya merasakan rasa enak atau tidak enak.
v  Halusinasi taktil (perabaan) adalah merasa sesuatu pada kulit tanpa stimulus yang nyata dan orang lain tidak merasakannya.
Contoh phobia :
·         Claustrofobia (dari bahasa Latin claustrum "tempat tertutup" dan Yunani phóbos "takut") adalah sebuah penyakit ketakutan terhadap tempat-tempat sempit dan terjebak. Klaustrofobia umumnya dikategorikan sebagai neurosa kecemasan yang dapat menyebabkan serangan kepanikan yang tiba-tiba, atau kepanikan seperti situasi di lift, kereta api atau pesawat udara. Sekitar 5-7% populasi dunia mengidap klaustofobia, namun hanya sebagian kecil yang mendapatkan perawatan untuk kelainan ini.
·         Agorafobia adalah jenis fobia dengan ketakutan dasar yang berasal dari perasaan terjebak di tempat umum, saat seseorang akan sulit untuk dapat melarikan diri, dan rasa takut tidak akan tersedianya pertolongan apabila seseorang mengalami serangan panik. Walaupun kebanyakan orang berpikir bahwa Agorafobia adalah ketakutan akan tempat-tempat umum, sekarang dipercaya bahwa Agorafobia berkembang dari komplikasi dari serangan panik.
·         Gamang, arti sebenarnya kata ‘gamang’ menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah perasaan takut, ngeri serta khawatir ketika kita berada di tempat yang tinggi dan melihat ke bawah. Atau tidak mampu berdiri dengan stabil.
·         Ketakutan adalah suatu tanggapan emosi  terhadap ancaman. Takut adalah suatu mekanisme pertahanan hidup dasar yang terjadi sebagai respons terhadap suatu stimulus tertentu, seperti rasa sakit atau ancaman bahaya. Beberapa ahli psikologi juga telah menyebutkan bahwa takut adalah salah satu dari emosi dasar, selain kebahagiaan, kesedihan, dan kemarahan.
·         Masih banyak lagi contoh phobia.

Manusia dan Penderitaan (part I)


2.1  Pengertian Penderitaan
Penderitaan, dari kata derita. Derita adalah sesuatu yang menyusahkan yang ditanggung dalam hati (seperti kesengsaraan, penyakit); menderita: menanggung sesuatu yg tidak menyenangkan; terderita:  tertanggung; tertahan (kan); deritaan: derita; penderita: orang yg menderita (kesusahan, sakit, cacat, dsb); penderitaan: n keadaan yg menyedihkan yg harus ditanggung; penanggungan.
Contoh penderitaan misalnya, para pengungsi korban bencana alam, seperti yang banyak terjadi di negeri kita ini. Bencana dimana-mana, entah itu bencana banjir, tanah longsor, gunung meletus, dan sebagainya. Para korban tersebut mengalami penderitaan yang harus mereka tanggung, yaitu kehilangan tempat tinggal, sanak saudara dan harta benda.

2.2  Siksaan
Siksa : 1. penderitaan (kesengsaraan dsb) sebagai hukuman; 2. hukuman dengan cara disengsarakan (disakiti): hukuman --; menyiksa v 1. menghukum dengan menyengsarakan (menyakiti, menganiaya, dsb); 2. berbuat dengan menyengsarakan (menyakiti, menganiaya, dsb); berbuat bengis kepada yang lain dengan menyakiti (menganiaya dsb): dilarang keras- binatang; - diri menyusahkan (melukai) diri sendiri; menyiksai v berulang-ulang menyiksa: kegemarannya - binatang; tersiksa v telah mengalami (menderita) siksa; kena siksa; siksaan n 1. hasil menyiksa; 2. penderitaan (kesengsaraan) sebagai hukuman: - batin; - dunia; 3. perlakuan yang sewenang-wenang (seperti menyakiti, menganiaya, dsb): di dalam sel itu dia menjalani - yg berat; - batin penderitaan batin; - lahir penderitaan yang tampak secara lahir, seperti kekurangan ekonomi, kecelakaan, sakit; penyiksa n orang yang menyiksa; penyiksaan n proses, cara, perbuatan menyiksa; ketersiksaan n hal tersiksa: dalam -- nya yg terus-menerus, ia selalu berdoa.

Secara umum, phobia adalah rasa ketakutan kuat (berlebihan) terhadap suatu benda, situasi, atau kejadian, yang ditandai dengan keinginan untuk menjauh dari sesuatu yang ditakuti itu. Phobia terjadi karena adanya faktor biologis di dalam tubuh, seperti meningkatnya aliran darah dan metabolisme di otak. Bisa juga dikarenakan adanya keabnormalan di dalam struktur otak. Tapi kebanyakan psikolog setuju, bahwa phobia lebih sering disebabkan oleh kejadian traumatis.